Hama Apa ?

November 15, 2008 at 8:56 am | Posted in HAMA dan PENYAKIT | 21 Comments
Tags:

Hama apa ?
oleh: Bpk. Agoes Setyadji

Tadi pagi bangun pagi..dikejutkan dengan kondis red ruby yang kemarin kayaknya sehat-sehat saja (tampilannnya)…tiba-2 layu..letoy…eh ada apa nih…. Segera media tak bongkar…terkejut dan heran…karena semua akar ada bintik-2 putih nempel…kayak garam nempel di akar…. Wuaduh..hama apa lagi nih…apa Kutu Putih atau yang lainnya ?
Penasaran dan deg-degan dengan yang lainnya…2 pot langsung saya bongkar…weleh-weleh..ternyata ada juga meskipun belum seekstreem akar ruby… saya karena mesti ke ktr gak bongkar yang lainnya lagi…
Tindakan sementara yang saya lakukan…cuci bersih akar..rendam sebentar dalam larutan biozon dan rootup…tanam lagi dengan media baru…masuk ICU…mudah-mudahan tertolong…
Rekan’s….Help me donk pencerahanya ttg: hama apa dan bagaimana ngatasinya ya…..dan apa tindakan saya sudah sedikit benar….????
Maaf belum sempat memfoto..dan kayaknya kalo di foto juga sulit kelihatan…

salamdeg-degab
adji

21 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. root mealy bug ?
    disekitar pot ada semut suka ngider ?

    salam
    &

  2. saya kebetulan gak nglihat semut-2nya mas…pernah punya kasus sama ?? ngatasinya piye ??

  3. Pak Adji sepertinya memang kutu (root mealy bug). Akar tanaman yg kena harus dibersihkan sampai tuntas,klo kurang bersih kutu tsb cepat sekali berkembang lagi. Beberapa aglo di rumah jg pernah kena kasus spt itu, karena saya bersihinnya malam2 jd kurang teliti padahal sudah sy rendam akotion. Seminggu kemudian tanaman sy tambah sekarat begitu dicabut ternyata sudah penuh dgn bintik putih.
    Klo sudah begitu sulit sekali bisa sehat lagi.
    Barangkali rekans yg lain bisa share cara penanggulangan yg pas.

    Salam,

    Henri Wijaya

  4. aduh..mengerikan yang pak…tks. atas infonya

    slam
    adji

  5. Mas Adji dan Aglaovers,

    Kemarin saya menanyakan hal ini kepada Mas Faries, karena kandang Ki Lurah dan kandang saya juga mengalami hal tersebut. Bahkan beberapa koleksi saya ‘is dead’ karena serangan kutu tersebut.

    Menurut Mas Faries itu adalah kutu putih bawah tanah yang memang kerjaannya menyerang akar, kutunya tidak kelihatan. Penyebabnya adalah karena media terlalu kering.

    Masih dari Mas Faries, cara menanganinya > Akar dicuci sampai bersih, lalu direndam sebentar didalam larutan insektisida, baru ditanam kembali.

    Mudah-mudahan cocok.

    Salam AI,

    Henry Biantoro

  6. Pak HB..terima kaih banyak informasinya…ingin rasanya segera pulang..pingin bongkar pot …..tapi wah…susah juga ya..kalau semua mesti dibongkar….

    Pak HB..dan aglaovers..ada nggak sih tanda-tanda khusus pada daun atau lainnya bila akar terserang kutu seperti itu sebelum parah….daun layu…letoy…dead.. ??? atau mungkin paling tidak pencegahannya ???

    salam
    adji

  7. Kelihatannya kutu ini parasit yang sabar. Tanaman masih terlihat segar, tapi pertumbuhan daunnya mengecil. Kalau kita terlambat menyadarinya, akibatnya tanaman tidak terselamatkan. Hal ini terjadi pada Widuri Mutant saya yang sudah marhum.

    Jadi kalau ada sedikit kecurigaan bahwa daun mengecil atau tumbuh dengan bentuk tidak normal, sebaiknya segera periksa akarnya.

    Salam AI,

    Henry Biantoro

  8. Mungkin ada pencegahannya pak HB ???? Btw. thanks fyi..

    salam
    adji

  9. Nimbrung ya mas Adji, kalo males bongkar2 media coba taburi furadan
    aja..(ssssst awas kedengeran kang Faries..) biasanya sekitar 3 bulan baru
    larut habis. Daun/batang tetap disemprot insektisida kontak campur sabun
    lembut 3 hari sekali.
    Kalo saya lbh suka caranya bang Zai yg mengkombinasikan insektisida kontak
    dengan yg sistemik. 1 bulan plg lama 2 bulan dah bersih tuh.

    salam,
    rh

  10. Ok…pak Har..terima kasih banyak atas info dan sarannya..

    salam
    adji

  11. Saya sedang mencoba menyemprotkan Nikosida (maaf nyebut merk > seperti air tembakau) seminggu sekali. Sementara ini harus lebih waspada atau lebih sering repotting.

    Mungkin Mas Faries punya cara pencegahan yang lebih mudah?

    Salam AI,

    Henry Biantoro

  12. Oom HB, itu air nikotin disemprotkan ke daun, batang atau hanya ke media saja. Kalau ke daun juiga, bagaimana dengan pucuk daun / daun yang baru mekar ? Menjadikan keriting ? Sebab saya punya, daun yang baru ada yang keriting, tetapi belum pasti apakah karena si air nikotin ini atau sebab lain.

    Terima kasih Pak

    PIN: 243FOBD8
    YM: slebor_g

  13. Saya semprotkan keseluruh bagian tanaman termasuk media. Selama ini tidak ada masalah.

    Daun keriting mungkin bukan disebabkan oleh air tembakau. Bisa karena exposure terhadap sinar matahari yang tiba-tiba meningkat, atau karena kelainan genetika (kata beberapa teman). Beberapa hybrid lokal mempunyai kecenderungan daun keriting, terutama variant Ruby.

    Salam AI,

    Henry Biantoro

  14. Pencegahannya dengan beberapa cara:

    1. Periksa perakaran semua aglo secara rutin, terutama yang baru dibeli

    2. Jaga kelembaban media tanam dan kesehatannya. Kutu ini sangat suka kondisi kering

    3. Jangan gunakan media yang terinfeksi untuk aglo dan sodara2nya

    4. Pastikan akar, pot, dan tangan bersih setelah mencuci aglo yang terserang.

  15. Om Adjie, seperti yg diutarakan Om Dody, ciri2nya antara lain suka ada penampakan semut hitam di permukaan media dan kadang2 batang aglo yg dekat permukaan media ada bekas hitam seperti bekas jelaga.
    Dan biasanya klo akar kena ternyata di ketiak daun juga ada kutu putih, gak tahu mana yg menyerang lbh dulu.

    Di daerah yg temperaturnya udaranya panas seperti lokasi rumah saya, paling sering panen yg begituan.

    Tempo hari Ki Lurah dan Senior HB pernah mencoba membasmi kutu tsb dgn Nicotisida, apakah berhasil?

    Salam,

    Henri Wijaya

  16. Info yang sangat menarik pak Henri..

    salam
    adji

  17. Hehe3x pakdhe itu bukan info yg sangat menarik lagi tp info yg sngt berguna dari
    juragan wetan yg da pengalaman ditempa bertahun2 dg penderitaan kutu putih. Om
    henri, pindah rumah aja deh, drpd di pinggir laut tp rumah jd sarang kutu putih
    hehe3x

  18. he..he.. yoi emanglah mas….semua saran-2 mudah dicerna/diingat…singkat, jelas dan menurut saya sangat-sangat membantu….tanks all

    salm
    adji

  19. Ikut nimbrung,
    Saya biasa lakukan cuci akar kalo dah gitu.
    Jangan ditiru kalau ragu.
    Saya rendam akar yg udah dibersihin dengan air sabun ( 2tetes mamal**** dicampur 2 liter air diaduk rata)
    rendam selama 5 menit sampai pangkal tangkai daun (ketiak daun ikut terendam),
    Lalu rendam ke larutan insectisida ( 2cc dursb*** diacampur 1 liter air) selama 5 min juga.
    Tanam kembali, larutan insectisida kocor ke media dan semprot ke daun campur B1.
    Biasanya sih OK, kecuali yg busuk akar lain masalahnya.

    Semoga membantu,

    Indra Bks

  20. Thanks infonya mas Indra…
    Ngmong-2 sabtu dan minggu saya ke parkit..mau bareng?

    salam
    adji

  21. Serem juga kalo baca komentar2 nya ya.. Aglo itu gak susah loh pak Adji..

    Kalau ada serangan hama atau kutu atau virus seperti itu berarti malah berkah.. loh kok berkah?? karena gini kalo aglo sudah kena virus/hama/kutu berarti Pak Adji bisa langsung perbanyak aglonya.. Lumayan toh, modal 1 tanaman dalam waktu semalam bisa jadi 4/5 tanaman..🙂

    Kalo di kampung tempat saya bertani aglo, kita biasakan melihat morfologi daun dahulu, apakah memang bentuknya keriting/mulus. Kalau seandainya kita familiar dengan itu baru kita bisa kenali perubahan lainnya.. kemudian kita bisa cek apakah bener hama atau yang lain, nah kalo di kampung saya setiap aglo yang bermasalah apakah itu bonyok/kena kutu/virus.. langsung di cuci bersih pake air kali, nah setelah itu dikeringkan apabila mau ditanam di pot dengan media nah kalo tidak dengan media langsung dimasukkan kedalam gelas bekas air mineral yang diisi penuh dengan air.. sebelum dimasukkan baca doa dulu.. (jangan baca doa sebelum tidur nanti ketiduran) yang penting niatkan menyelamatkan makhluk ciptaan Tuhan nah itu yang penting, kemudian lupakan aglo itu anggap aja sudah mati, Insya Allah sebulan lagi sudah berakar minimal 2 akar (lumayan kan)

    Semut? di kampung saya semut dimana2, mereka sebenarnya tidak berbahaya.. yang berbahaya itu semut2 nakal🙂 Insektisida/nematisida?.. kalo saya mendingan buat beli rokok lingwe (linting dhewe) bisa dapat 10 lusin lisong..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: