Kiat memperbanyak Aglaonema cara cepat (1)

January 27, 2008 at 1:08 pm | Posted in PERBANYAKAN AGLAONEMA | Leave a comment

Kiat memperbanyak Aglaonema cara cepat (1)

Pak Zainuddin Siregar wrote:
Temans,

Dulu ada teman yang mencoba experiment mencacah (mutilasi) batang aglaonema, bagaimana hasilnya, berapa persen berhasil ?

Waktu itu teman kita (pak judi ya ?) di ilhami dari tulisan mencacah batang aglao di majalah trubus.

Adakah teman-teman yg pernah mencoba stek 1 ruas ?

Di ilhami dengan cerita mutilasi di atas dan digabung dengan pengalaman berhasil mendapatkan 10 anakan dari satu bonggol Alocasia reginula (black velvet)..

Dicoba sebuah experiment membuat stek satu ruas yang aku modifikasi agar aman.. ternyata keberhasilan cukup tinggi.. dan surprise antara percaya tidak.. satu mata tunas keluar 2 pucuk.. ruar biasa… ternyata tunas kedua tumbuh dari pangkal tunas pertama. Mudah2an bisa dapat satu mata tunas dapat lebih dari 2 tunas..

Bu Thari yang tahu banyak tentang hormon pasti bisa menduga jalan cerita bagaimana bisa jadi begitu..

Salam Aglao

Zai

Pak Joshua Hendro wrote:
Pak Zai, saya malah diilhami penculik aglo saya. Seakan-akan mengatakan :

” Jangan pernah biarkan bonggol tanaman sia-sia terpendam dalam tanah, apalagi sudah ada akarnya.”

Begitu kita dapat Aglo, saat repotting, cek bonggolnya, bila ada bonggol cukup panjang, cacah di situ, sisakan sedikit akar untuk tanaman yg kita beli. Dua akar cukup kayaknya untuk tanaman yang belum terlalu gede.

Memang resikonya adalah aglo yang kita beli akan memerlukan waktu lebih lama untuk beranak. Tapi, bonggol dengan akar sepertinya lebih menjanjikan untuk bertunas.

Penanaman bonggol berakar pernah saya coba. Rasanya lebih cepat bila ditutup dengan kantong plastik. Kira-kira 1 1/2 bulan udah mulai semi. Bisa lebih dari satu.

Bukankah bila tetap kita biarkan dalam tanah belum tentu 1 bulan keluar anaknya ?

SA

-kajo-

Pak Hermawan Andrianto wrote:
Pak Zai dan rekan’s

aku udah coba tapi untuk 2 ruas,dengan pertimbangan kalau 1 ruas gagal masih ada gantinya……dan hasilnya lumayan,muncul tunas 3-5 anakan ….media cocopeat…..dengan perlakuan setelah dipotong direndam Root-F 15 mnt dan ujung2nya diolesi juga

Tambahan hormon NG dan GM setelah ditanam 1 minggu dan rutin tiap minggu

Stek ruas dengan posisi vertikal keberhasilannya 100% dan horizontal 50:50 (suka tjd pembusukan)

Stek ruas dengan posisi Horizontal akan menghasilkan anakan lebih kecil (daun batang,tangkai) mini dan agak lambat pertumbuhannya…..tapi sangat cantik jika tampil berkelompok

Percobaan diatas +/- 1 bulan sudah keluar tunas tanpa menggunakan pot (hanya pollybag) tanpa dikerudungi dengan plastik

Aglao yg saya gunakan :

1.Sithiporn (king)
2.Green Sun
3.White Stem
4.BJ.Freeman

dan satu jenis dieffen Pacific Rim

Maaf agak keluar jalur dikit :

percobaan diatas saya sambil juga untuk membuat multistem / Upik Abu jadi Cinderella…..hasilnya sudah muncul 1-2 tunas pada adenium usia 1bln….thx buat mbak Thari dan Pak Zai untuk sharing ilmunya🙂

Bagaimana rekan lain,sudah ada yg mencoba blum?

Regards

andri

Pak Zainuddin Siregar wrote:
Pak Kajo dan Temans,

Wah.. tapi hati2 pak Kajo.. bisa bisa aglao daun mengecil..penampilan rusak.. aku sarankan sebaiknya jangan.. kan sayang daun mengecil kadang2 mengkerut, kecuali mau aglao diremajakan. Daun pertama tumbuh mengecil..karena serapan hara terganggu hal ini juga jadi indikator awal untuk mengetahui aglao baru potong atau tidak untuk aglao ukuran besar belum berbunga (Hal ini baru setelah kena dulu).
Tapi hal ini bisa diatasi pemotongan dilakukan saat pucuk udah mau membuka dan udah agak gede.. bakal daun berikutnya keluar saat itu diharapkan akar sudah cukup banyak sehingga gak terhambat tumbuhnya..

Aglao stek 1 ruas di beri perlakuan sama ide dengan pak kajo.. Aglaonema yang mau dimutilasi ditanam dalam pot tinggi hingga pangkal daun terbawah.. biasanya setiap ruas akan tumbuh akar. Setelah akar cukup panjang, batang yang sdh berakar di potong2 masing masing satu ruas/mata tunas. Gunakan pisau tajam dan bersih.. Jika terdapat 7 ruas (mata tunas) batang jadi maka diperoleh 8 stek + bagian batang berdaun, luka diberi fungisida ditanam dalam media steril.. diletakkan di tempat teduh..

Karena akar sudah ada, tinggal numbuhkan tunas.. aku pakai sitokinin dosis rendah 1/3 – 1/2 dosis dari produk NG (meniru bu Thari nih) setiap kali nyiram (2-3 minggu sekali).. kayaknya sitokinin ini yang merangsang pertumbuhan tunas kedua tadi.. mungkin…

Mudah2an berguna.. share experiences dari teman-teman sangat diharapkan..
Salam Aglao

Zai
Pak Judi Ginta wrote:
Sepertinya musti dicoba cara pak Zai ini,:-),.. thanks pak. Dulu pernah mutilasi DC 3 ruas tanpa akar dgn posisi horz & vert. Sekitar 1,5 bulan yg vert udah tumbuh tunas & daun apalagi yg bagian bonggol (batang bawah + akar) muncul sedikitnya 8 tunas tapi yang udah besar & daun buka baru 2. Kalo yg horz sepertinya mau muncul 2 tunas tapi kecil & lamaaaa sekali.

Kalo dieffen pernah coba ke StarBright dicacah sampai 1-2 ruas jadi 7 bagian. 6 bagian ditanam horz dan 1 vert, hasilnya busuk 1 yg horz dan sisanya semua tumbuh 1 tunas tapi cukup lama dan daun pertama kecil.Sayang waktu itu gak di-treatment intensif dgn sitokinin dari NG + hara dari GM,.. makanya jadi pengen coba lagi nih, mau cari calon korban mutilasi dulu..🙂

SA,
judi

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: