Kiat memperbanyak Aglaonema cara cepat (2)

January 27, 2008 at 1:17 pm | Posted in PERBANYAKAN AGLAONEMA | 3 Comments

Kiat memperbanyak Aglaonema cara cepat (2)

Pak Zainuddin Siregar wrote:
Nah begini nih… senang sekali… pada keluar tuh ilmu2 teman2 kan🙂 Thanks pak Andri… Bagaimana teman teman lain ? keluarin semua.. Wah mau ralat tadi pak Judi dan temans..
Maksudnya aku siram setiap perlu (2-3 kali seminggu) dengan larutan NG 1/3 – 1/2 dosis..🙂 Gambar kurang jelas krn bukan pakai digicam,

Urutan gambar bagaimana dibuat.. gak diabadikan dulu..

Bu Tharie Wie wrote:
Dear Friends,
Saya coba ikut “urun rembug”, tapi agak malu juga. Karena baru kenal aglaonema 3 bulan yang lalu. Kerja hormon menurut logika saya sbb:
Tanaman memperoleh makanan (karbohidrat/gula) dari hasil proses fotosintesa CO2 dan air dengan bantuan
sinar matahari. Tempat dimana laju fotosintesa tertinggi berada di pucuk daun muda (tunas). Tempat
ini bagi tanaman merupakan pabrik gula. Manakala gula melimpah, lebih dari cukup untuk bertahan hidup,
tanaman akan memproduksi hormon AUKSIN. (Makanya konsentrasi auksin tertinggi ada di tunas, karena
paling banyak dijumpai gula disini).
Auksin akan merangsang “cell elongation”, membuat tanaman tumbuh ke arah atas, menggapai matahari.
Harapannya, semakin tinggi intensitas sinar matahari, akan semakin tinggi laju fotosintesa, semakin banyak pula makanan/gula yang dihasilkan. Auksin bekerja pada jaringan sel muda. Nakalnya, auksin ini menghalangi tumbuhnya tunas-tunas samping.
Dengan maksud agar energi tanaman dapat tercurahkan di tunas pucuk untuk senantiasa tumbuh memanjang ke atas
(makanya dinamai “apical bud”, tunas penggapai matahari).

Apakah tunas samping tidak bisa berfotosintesa ? Bisa sich bisa, tapi dengan laju yang jauh lebih rendah dari tunas pucuk. Tunas samping kan berada di bawah, kadang ternaungi, hinga intensitas sinar matahari yang diterima juga berkurang.

Tanaman juga mengenal skala prioritas, dengan memanfaatkan energi secara efektif dan efisien.Pintarnya tanaman, sebagian kecil auksin akan dikirim ke bagian akar agar terjadi “cell elongation” di akar. Akar memanjang ke bawah, menyebabkan kontak akar dengan tanah semakin luas. Artinya, semakin banyak air yang dapat diserap tanaman. Semakin banyak air semakin besar laju fotosintesa tanaman. Banyak sinar matahari dan banyak CO2 tidak ada gunanya bila tidak ada air. Hebatnya tanaman, dia juga mikirin pengamanan jalur suplly (air hanya dapat diserap tanaman melalui akar).
Akar yang semakin dalam, berarti juga semakin banyak mineral (disebut orang unsur hara) yang dapat diserap. Nah, manakala mineral melimpah, lebih untuk sekedar bertahan hidup, tanaman akan memproduksi hormon SITOKININ. Hormon ini banyak dijumpai di akar, karena hanya akar yang efektip menyerap unsur mineral.
Fungsi utama sitokinin adalah merangsang terjadinya “cell division”, jadi dia hanya bekerja untuk jaringan
sel tua. Sitokinin akan memprakasai tumbuhnya tunas samping, selama di tempat tersebut jauh atau tidak ada
pengaruh auksin.
Takut dia dengan auksin… !!🙂 Auksin seakan-akan membuat “dormant” kerja sitokinin.

Tanaman tidak bodoh, anehnya bersama dengan auksin di akar, sitokinin akan merangsang “cell division” hingga tumbuh akar-akar rambut. Banyaknya akar rambut, berarti memperluas bidang penyerapan akar, semakin banyak air dan mineral diserap, semakin terjamin supply bahan baku fotosintesa. Hebat ya.. !

Berkaitan dengan perbanyakan aglaonema melalui stek, pendapat saya :
– Batang stek sebaiknya yang telah ada mata tunasnya, biar tanaman dapat melakukan fotosintesa, bertahan
hidup, dan dapat memproduksi auksin.
– Untuk meningkatkan keberhasilan, tambahkan hormon auksin dan sitokonin. Kata pakar kultur jaringan, bila
perbandingan auksin/sitokinin 50:50 akan merangsang pembentukan kalus. Bila auksin jauh lebih banyak, akan
merangsang perakaran. Bila sitokinin lebih banyak, akan merangsang pertunasan.

Pak Zai, si cantik BLACK VELVET yang dirumah saya itukah yang Bapak MUTILASI??!!! cck..cck…. Tega nian
ya..🙂 atau hasil mutilasinya?
Tapi keberhasilan Pak Zai untuk uji coba perbanyakan sudah 100 % terbukti.. Bravo..!!

Regards.
T H A R I

Pak Judi Ginta wrote:
Thanks bu Thari,.. nah ini yg saya suka dari milis ini, bisa sharing ilmu & pengalaman bagi kita semua🙂.. Coba dulu saya sekolah di pertanian,.. lha dulu sekolah perkapalan, kerja di komputer, hobby tanaman, agak susah nyambungnya hehe🙂,..
Btw, postingan pak Zai & bu Thari saya jadikan artikel di site aglaonema kita di http://www.aglaonema.cjb.net.
Untuk rekans lain kalo ada bahan artikel atau liputan ttg aglo bisa di-submit, thanks.

SA,
judi

3 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. kalo aku sich sudah kenal aglaonema sudah dari jaman SMA, tapi hanya donacarmen … sampai sekarang juga aku sangat menyenangi aglaonema, dan sudah sering lihat kontes/pameran aglaonema di berbagai tempat, tapi karena tidak “ber-uang” jadi hanya senang melihat via majalah saja, untuk memilikinya sampai sekarang belum terwujud … gila aglo memang tanaman ber kelas … mahal dan asyik juga yaaa …

  2. bagaimana merawat aglaonema yg terkena busuk akar?

  3. klo boleh tanya,apa sich fungsi sitokinin??


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: