Pupuk Cu

January 21, 2008 at 3:44 pm | Posted in PEMUPUKAN DAN ZPT | 3 Comments

Pupuk Cu

Pak Saptono wrote:
Setelah baca-2 kiriman Pak Zai, saya jadi berpikir selama ini ternyata pupuk
yg ada di saya cuman NPK dan hormon (baik ZPT, penumbuh akar, NG) dr
beberapa merk (BOSCH, Hyponex, Vitabloom) dan kurang memikirkan mineral yg
jelas-2 dibutuhkan krn menggunakan media tanpa tanah. Pantesan walaupun
cepat bertunas tp daunnya kecil-2 dan mekarnya jg lama (ukuran 1/2 dr daun
normal bawaannya dulu). Baru saja saya pulang dr mencari pupuk yg mengandung
mineral-2 yg dimaksud, tadinya mau beli GM tp kok liat-2 pupuk cair yg
macem-2 setelah dibaca-2 kandungannya ternyata yg plg lengkap adalah Greener
2001 Complete General Foliar Feed selain ada NPK (14.4%,3.92%,6.87% yg cukup
ringan) ada Ca 0.5%, MgO 0.13%, Fe 402ppm, Cu 204ppm, Zinc 72ppm, Mn 204ppm,
Boron 105ppm, Molybdenum 3ppm, Nickel 6ppm. Semua mineral sbg EDTA /
Chelated Element, menurutku sih sdh sesuai dg arahan Pak Zai dan lagi yg
saya suka kandungannya tdk sepekat Metalik. Mohon pengarahan apakah ini sdh
benar, dan aplikasinya apakah cukup 2 minggu sekali 1 cc/lt (ngirit
banget…. Kemasan 500ml bisa tahunan nih) atau seminggu sekali krn khan
medianya tdk mengandung tanah mungkin hrs lbh sering. Rencana saya, kasih
Greener+B1+perekat seminggu sekali, dan sebulan sekali kasih atonik+NG,
penyiraman air biasa 2 hari sekali, bener gak rencana saya ini ?? Mohon
pencerahan…

Salam,
Saptono

Pak Yusup wrote:
Kalau pupuk Cu-nya dalam bentuk garam bagaimana pak Zai? Kalau ndak salah CuSO4 (terusi) kan garam yang mudah larut dalam air ya. Dalam budidaya tanaman air (mikroalgae) saya pakai terusi untuk mengendalikan predator (zooplankton), dosisnya bisa sampai 0,05gr/liter air. Kira-kira layak dicoba untuk tanaman-kah? Mohon pencerahannya, maklum mau coba kok masih takut.

CuSO4 harganya belasan ribu per kg, Cu-terkelat berapakah?

Salam,
Yusup

Pak Zainuddin Siregar wrote:
Pak Yusup, Pak Saptono & Rekans,

Pupuk Cu yang murah memang bentuk garam CuSO4 (25% Cu) dan garam ini biasa digunakan untuk mengendalikan lumut/alga untuk kolam ikan, juga untuk mengendalikan jamur/preventiv [ingat bubur bourdeaux] dan dahulu sebelum bahan herbisida populer ditemukan, garam ini juga digunakan sebagai racun rumpai (herbisida).

Saya sesekali menggunakan CuSO4 untuk aglao, tetapi dengan konsentrasi sangat rendah, tujuannya selain menjadi pupuk garam ini juga sebagai fungisida preventiv. Dari penelitian, konsentrasi aman CuSO4 untuk kelapa sawit adalah 300 ppm, lebih dari itu sudah menyebabkan schorching pada daun kelapa sawit. Asumsi bahwa tanaman indoor 2 kali lebih lemah dari tanaman outdoor, maka untuk amannya dalam memberi dosis CuSO4 pada aglaonema harus jauh lebih encer.

Cu-EDTA harganya jauh lebih mahal, ada juga dijual dipasaran dalam bentuk pupuk tablet (ada yang kandungan Cu 15%), untuk kelapa sawit biasa kami gunakan sebanyak 10% setara dosis CuSO4. Tersedia juga dalam bentuk pupuk majemuk seperti yg dibeli pak saptono..

Kayaknya pak Saptono memberi asupan yg cukup pada aglao koleksinya, saya malah sering gak teratur.. mana-mana sempat saja pak.. Pakai campuran perekat (sticker) pupuk disemprot ke daun ya pak ? Saya jarang spray ke daun pak, lebih nyaman dicampur ke air siraman.. jadi gak perlu pakai perekat.. maklum baru punya hand sprayer yang suka bikin pegal telunjuk aja.

Saya masih pakai NG namun agak dikurangi frekwensi pemakaiannya, apalagi untuk koleksi bercorak jreng… NG memang oke untuk merangsang tunas anakan, namun ada kecenderungan warna daun dominan hijau jika terlalu sering menggunakan NG (sesuai fungsinya – meningkatkan pembentukan klorofil).

Semoga berguna

Zai

3 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Halo Pak Yusuf, anda sedang bududaya algae?
    strain apa pak..?

    -Bimo-

  2. Pak Zai, mohon penjelasan: apa beda pupuk cu edta dan cuso4? Terima kasih. Chipto

  3. pak saya baru punya sawit kata orang terusi bagus untuk sawit,bagai mana cara nya menggunakan untuk sawit,berapa dosis nya dan apa resiko nya,mohon penjelasan nya,trimkasih, zamri nurman.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: