Mengatasi Problem Busuk Akar

January 21, 2008 at 11:40 am | Posted in CARA BERTANAM DAN PERAWATAN | Leave a comment

Mengatasi Problem Busuk Akar

Tomo wrote:
Pak Gede numpang nyeletuk,
kalau di pemain besar saja tewas karena busuk akar, bagaimana dengan yang pemula kayak saya ini.
Apakah rekans pernah ada yang mengamati perilaku aglao sepanjag tahun, kaitannya dengan peruabahan suhu, musim, kecepatan pertumbuhan, kecepatan beranak dsb?

salam,
tomo

Pak Gede Sudarma wote:
Mas Tomo,
Problem utama hobbyst aglo pada umumnya adalah busuk akar karena ‘over-watering’, media tidak ‘steril’ serta kekhawatiran dari hobbyst kalau media kekeringan lalu aglonya mati dan kekurang-sabaran. Problem lain banyak, tapi relatif masih bisa diatasi. Nah, ‘over-watering’ ini disebabkan oleh kurang pengalamannya kita terhadap perubahan musim dan lingkungan dimana aglo tersebut berada serta penggunaan media yang kurang pas dengan cuaca. Bisa jadi untuk dilingkungan yang sama (katakanlah dirumah), antara ditempat teduh dan ditempat yang kena sinar, medianya sama sekali berbeda.
Contoh sederhana, penggunaan pakis (umumnya hobbyst selalu berpikiran bahwa akar pakis itu sangat porous). Media pakis, kalau ditempat yang kena sinar bisa jadi sangat cepat kering, tapi begitu di tempat teduh, lembab atau basahnya menjadi lama karena akar pakis lama ‘memegang’ air. Idealnya (ini pengamatan saya saja), apapun medianya dan dimanapun aglo ditempatkan, dalam waktu paling lama 2 hari media harus kering atau minimal lembab sedikit. Jadi semua petunjuk di buku-buku itu saya pikir sifatnya hanya ‘guidance’, petunjuk umum… yang selebihnya tergantung ‘improvisasi’ kita yang disesuaikan kondisi lingkungan dan cuaca kita dirumah. Kunci utamanya ‘MEDIA HARUS POROUS DAN CEPAT KERING’ (maaf menggunakan huruf besar, maksudnya biar agak jelas).
Media yang memberikan efek lekas kering (umumnya) sekam bakar, kompos batang bambu, cocopeat, arang. Kemudian campuran bahan lainnya bisa apa saja, tinggal disesuaikan komposisinya untuk memberikan efek diatas.

Maaf, agak panjang, rodo njelimet….. dan akhirnya gak jelas dan gak nyambung….

Salam,
Gede Sudarma

Pak Henry Biantoro wrote:
Menurut pengalaman saya (belum tentu yang paling benar):

v Komposisi media: Pakis cacah (2 bagian); Sekam Bakar (2 bagian); Pasir Malang (1 bagian) dan Kaliandra (1 bagian).
v Penyiraman 3 hari sekali (musim panas) atau 4 hari sekali (musim hujan).
v Pemupukan hanya setiap dua minggu, dengan pupuk daun yang disemprotkan keseluruh bagian daun (atas-bawah) dan media.
v Pestisida untuk pencegahan, setiap dua minggu secara bergantian antara fungisida dengan bakterisida, dicampur dengan pemupukan.

Ternyata sewaktu mengganti media setelah enam bulan (karena saya diberitahu kalau pakai kaliandra harus ganti media setiap enam bulan), sama sekali belum ada akar yang rusak. Menurut pengalaman saya, penggantian media tidak menyebabkan tanaman stress asalkan tidak ada atau tidak banyak akar yang terganggu atau rusak, juga setelah ganti media saya hanya siram media baru dengan fungisida campur bakterisida plus Vitamin B-1, setelah itu selama dua minggu pertama saya tidak memberi pupuk apapun.

Bli Gede benar sekali, banyak diantara kita yang tidak tega kalau melihat media yang bagian atas terlihat kering (termasuk saya sendiri). Tapi kita harus tega karena bagian dalamnya kalau kita bongkar masih lembab. Waktu pertemuan di TAIP, Pak Greg juga cerita kalau Pak Greg sudah mencoba untuk tidak menyiram satu pot Aglaonema selama 10 hari, ternyata tidak menyebabkan tanaman menjadi layu apalagi wafat.

Kesalahan umum yang kedua akibat nafsu kita untuk mempercepat pertumbuhan dan mendapatkan anakan adalah pemupukan yang berlebihan, sehingga dapat mengakibatkan daun layu/terbakar, daun keriting, dan kalau media terlalu asam maka akar akan sangat mudah terserang jamur alias busuk.

Demikian dari saya, semoga bermanfaat.

Salam AI,
Henry Biantoro

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: