<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Aglaonema Indonesia</title>
	<atom:link href="http://aglaonemaonline.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aglaonemaonline.wordpress.com</link>
	<description>aglaonema@yahoogroups.com</description>
	<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 16:59:02 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=MU</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>LAPORAN PANDANGAN MATA KOPDAR BOGOR</title>
		<link>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/07/09/laporan-pandangan-mata-kopdar-bogor/</link>
		<comments>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/07/09/laporan-pandangan-mata-kopdar-bogor/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2008 16:59:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>stamara</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Gathering]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aglaonemaonline.wordpress.com/?p=327</guid>
		<description><![CDATA[LAPORAN PANDANGAN MATA KOPDAR BOGOR
oleh : Bu Indah Asri
Pada hari H tersebut, 6 Juli 2008, berkat kang Anton, sudah terpasang umbul-umbul AI dan Pos Pemandu dititik jalan raya dan 2 orang pemandu jalan langsung dilapangan, yaitu kang Anton sendiri + kang Dindin. Sejak keluar dari Tol Jagorawi melalui telepon, langsung dipandu oleh kang Anton kelokasi, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;">LAPORAN PANDANGAN MATA KOPDAR BOGOR<br />
oleh : Bu Indah Asri</p>
<p>Pada hari H tersebut, 6 Juli 2008, berkat kang Anton, sudah terpasang umbul-umbul AI dan Pos Pemandu dititik jalan raya dan 2 orang pemandu jalan langsung dilapangan, yaitu kang Anton sendiri + kang Dindin. Sejak keluar dari Tol Jagorawi melalui telepon, langsung dipandu oleh kang Anton kelokasi, sehingga praktis dapat dikatakan tanpa nyasar samasekali. Karena petanya yang sudah disiapkan maupun panduan lisannya sangat jelas&#8230;.TOPBGT, asli&#8230;</p>
<p>Mereka berdua berada diluar rumah dan dijalanan terus menerus sampai kira-kira jam 11.30,bulak-balik bermotor, menjemput dan mengantar dari jalan raya sampai depan rumah&#8230;&#8230;</p>
<p>Sampai didepan rumah mbak Mila dan Kang Uus - Florint Flora, ternyata saya sudah disambut oleh senyum yang dilontarkan oleh wajah yang sangat ramah&#8230;Karena belum kenal, begitu bersalaman langsung saya tanya, ini siapa ya&#8230;.eh&#8230;dijawab “Anton&#8221;&#8230;..Wah&#8230;.es yang ga sempat muncul, langsung mencair, keakraban sangat terasa&#8230;Pertama kali ketemu en jabat tangan, langsung ha ha ha hi hi hi&#8230;.Bayangkan &#8230;.begitu jarangnya terjadi sinkronisasi channel dalam pertemuan pertama kan&#8230;itu semua berkat Aglao dan kekeluargaan Milis AI.</p>
<p>Sampai didalam, muncullah mbak Mila,&#8230;wah&#8230;sama ramahnya&#8230;sama senyumnya&#8230;sejuk hati ini&#8230;podahal kan ciut juga tuh datang sendirian kepertemuan yang notabene tidak satupun dikenal&#8230;iya kan&#8230;.Dari kejauhan saya lihat sudah beberapa orang datang, dan tempat kumpulpun sudah disiapkan dengan nyamannya oleh yang punya rumah, luas, santai, en lesehan&#8230;&#8230;ditengah-tengah kebun dgn rak-rak tanaman yang tertata rapi&#8230;.. Tempat nyaman, mata sejuk, hatipun pasti okay kan&#8230;.Itu kesan yang timbul&#8230;.</p>
<p>Setelah mencicip-cicip makanan di ruang dalam, ditemani mbak Mila dan kedua putrinya yang lucu-lucu&#8230;.asyik deh&#8230;.enak&#8230;.hi..hi..hi&#8230;&#8230;eh&#8230;jangan salah paham dulu, &#8230;maksudnya setelah mempersiapkan konsumsi dan selesai terhidangkan &#8230;barulah keluar kekebun menghampiri yang lain&#8230;Disana sudah ada bang Hiap, mas Doni, mas Agoes en istri..dan &#8230;siapa lagi ya&#8230;.ternyata semua sudah begitu akrab dan ngobrol dengan ketawa ketiwinya&#8230;.Fantastis bila dipikirkan&#8230;.semua belum pernah kenalan en ketemu secara nyata&#8230;tapi langsung hangat&#8230;.Sayangnya mas Jack Ryan beserta istri harus segera pulang karena berangkat ke Semarang, padahal yang datang belum banyak&#8230;.(Jadi ga ada photonya deh Mas&#8230;)</p>
<p>Mulai jam 10.30 an berdatanganlah anggota keluarga Milis AI ini&#8230;bapaks seniors kita, pak HB en pak GP datang barengan, pak Moes, mas Yendi, mas Sonny, mas Faries,mas Poedji, mas Aris&amp;mas Budi&#8230;.dst&#8230;.terahir grup Mas Rishal, mas Alfatta,dan siapa tuh ya barengannya, lupa lagi&#8230;.(.Nama dan photos lengkap dari yang hadir pastinya akan diposting oleh rekan lain&#8230;&#8230;termasuk dari kang Anton&#8230;&#8230;.iya kan&#8230;&#8230;)</p>
<p>Semua yang datang langsung mengambil Name Tag masing-masing yang telah disiapkan dan digunting-gunting oleh bang Hiap&#8230; Dari perkiraan 40 orang yang confirmed hadir, saya kira kurang dari 10 orang yang berhalangan,terlihat dari Tags yang tersisa&#8230;</p>
<p>Setelah berkenalan, ngobrol-ngobrol, diseling dengan makanan yang telah terhidang, sambil ngemil en minum teh en kopi,mulailah sesi tanya jawab dan pencerahan dari mas Faries&#8230;Yah harap dimaklum, saking hot nya ketemu keluarga baru&#8230;pencerahan tersebut diseling ngobrol sana - sini tetapi juga tetap cukup banyak hal-hal yang diterangkan mas Faries&#8230;sangat bermanfaat dan diikuti oleh semua dengan mantapnya.</p>
<p>Atas kode pak HB dan pak GP makan siang pukul 11.30 dihidangkan&#8230;.bukan karena beliau-beliau sudah sangat lapar, tapi karena kita sudah diberi waktu oleh ibu Indri Greg H diterima dipabrik pukul 13.00. Wah&#8230;ternyata&#8230;.karena pe ngobrol an sangat seru, hangat, asyik, saling tukar menukar jati diri&#8230;he&#8230;.he&#8230;jam mulur dengan tidak disadari&#8230;..Ahirnya selesai sudah acara makan siang sekitar jam 13.30&#8230;&#8230;.</p>
<p>Selanjutnya, acara memperkenalkan diri&#8230;..pak HB memimpin acara ini. Semua duduk dalam lingkaran dan satu persatu bercerita tentang dirinya, nama asli, pekerjaan, status, mulai senang Aglao dst.. &#8230;.Seru juga&#8230;Banyak bunyi&#8230;ooohhhh ini toch&#8230;.terutama ketika bang Alfata. bercerita tentang dirinya&#8230;.oooohhhh pantas selalu ada tulisan&#8230;tukang gambar tempel&#8230;dst&#8230;..dst&#8230;.Semua kebagian tuk bercerita&#8230;&#8230;pokoknya itu&#8230;ooohhhhh&#8230;..kedengaran terus&#8230;&#8230;Tragisnya, saking buru-buru&#8230;hampir saja terlewatkan ketua Panitianya memperkenalkan dirinya&#8230;..Nasib&#8230;memang biasa gitu kang, yang paling sibuk adalah yang paling suka terlupakan&#8230;he..he&#8230;he&#8230;.</p>
<p>Acara berikutnya, tukar menukar kado dengan nomor yang sudah disiapkan&#8230;..yang tidak bawa tidak boleh ngambil&#8230;termasuk saya&#8230;ketinggalan dimobil yang sudah kembali kejakarta&#8230;hiks&#8230;.eh&#8230;tapi pak Moes sangat berbaik hati&#8230;kasih saya nomornya,jadi saya juga dapat deh&#8230;..trims ya pak Moes&#8230;..</p>
<p>Ahirnya seluruh acara ditempat mbak Mila dan Kang Uus selesai sudah, rombongan berangkat ke tempat pak Greg Hambali&#8230;.Sayang tuan dan nyonya rumah tidak ikut karena harus beberes ex pertemuan tersebut. Maaf ya mbak Mila en kang Uus, sudah sangat memberantakin rumahnya en ga bantu-bantu beresin lagi&#8230;maaf deh&#8230;.en trims buanget.</p>
<p>Rombongan baru berangkat pukul 15..an&#8230;.wah di jalan maceeeet banget, maklum Bogor di hari libur&#8230;.Ahirnya tiba di tempat pak Greg baru sekitar pukul 16.an lebih&#8230;&#8230;ngaret banget kan jamnya AI&#8230;.he..he..he&#8230;habis hangat asyik dan seru sih ketemuannya&#8230;ga terasa waktu berjalan&#8230;..Dipabrik .Ibu Indri dan putranya hadir menemui keluarga besar AI&#8230;&#8230;..Wah&#8230;.sampai sana masih juga hidangan lengkap&#8230;..pokoknya hari itu acara makan&#8230;makan&#8230;.dan&#8230;makan&#8230;&#8230;.</p>
<p>Dan mata ini &#8230;..sampai bingung harus lihat yang mana&#8230;dan menyerap yang mana&#8230;&#8230;.bagus, banyak, cantik, keren&#8230;.wah semua Aglo lokalan ada deh disitu (yang bikin sih ya ?)&#8230;&#8230;Biasanya kita kan cuma bisa menikmati dan memandang “Lokal” an itu beberapa saja&#8230;atau malah satu dua saja&#8230;.wow &#8230;.ini ratusan barangkali&#8230;eh nyampe ga ya ratusan&#8230;?&#8230;&#8230;.rimbun, besar, cuantik, merah, sehat&#8230;.ah&#8230;.pokoknya okay banget deh&#8230;&#8230;Pokoknya kalau belum lihat sendiri, belum bisa ngebayangin deh Lokal an segitu banyaknya tertata rapih diatas rak berjejer&#8230;&#8230;.(ini baru yang dikasih lihat kita loh)&#8230;.</p>
<p>Ga bisa ngebayangin deh&#8230;bikin ngiri kan&#8230;&#8230;..??</p>
<p>Jam 17 acara keseluruhan ditutup&#8230;..kita semua berpisah dengan kenangan yang begitu manis dari acara pertemuan tersebut&#8230;&#8230;(pak HB en pak GP sudah pulang duluan harus nutup stand AI di Parkit Senayan)&#8230;&#8230;.Sebelum naik kemobil, masih sempat-sempatnya kita semua nyerbu mobil pak Moes,ambil / beli topi dan kaos&#8230;..Saking bingungnya pak Moes di keroyok orang banyak gitu sekaligus..ahirnya beliau bilang&#8230;”udah ah aku ga tahu tadi bawa berapa&#8230;nanti transfer aja deh masing-masing pengambilan&#8230;.ga bayar sekarang&#8230;aku bingung sih.”&#8230;..he&#8230;he..he&#8230; Binun ya pak Moes&#8230;&#8230;..maaaap ya&#8230;&#8230;.</p>
<p>Nah sobats, ini benar-benar laporan pandangan mata kejadian yang sebenar-benarnya&#8230;&#8230;..tanpa ditambah-tambahin&#8230;&#8230;.apa adanya&#8230;en sekedarnya saja&#8230;&#8230;.</p>
<p>Kurang lucu&#8230;&#8230;.kurang berbobot&#8230;..tolong tambahin&#8230;&#8230;daku ga berani kepanjangan&#8230;.ini saja sudah panjang buanget&#8230;&#8230;.pasti orang dah bosen bacanya&#8230;&#8230;.kalo bosen&#8230;jangan terusin&#8230;he he he&#8230;udah abis kok ceritanya&#8230;&#8230;.</p>
<p>Content pencerahannya pak Faries dipertemuan itu, tolong kalau ada yang mau buat resummee nya, kalau saya, nanti salah cerita lagi&#8230;karena&#8230;salah nangkap&#8230;maklum masih oon besar&#8230;&#8230;</p>
<p>Postingan photos en tambahan cerita yang lucu-lucunya, please kang Anton, mbak Mila en Kang Uus, mas Ambri or pak Moes&#8230;en of course Kentoprak Kenthrung, please tambahin en lengkapi ya&#8230;..dari sisi yang mananya lagi deh&#8230;biar komplit&#8230;&#8230;.</p>
<p>Membaca laporan pandangan mata ini, kalau senang tolong cerita tapi kalau sebel jangan bunyi&#8230;.he..he..he&#8230;.janji ya&#8230;anak TK sih yang nulis&#8230;.maaf ya mas Poedji&#8230;our Wartawan&#8230;.</p>
<p>Okay segini dulu, sampai pertemuan berikutnya&#8230;&#8230;</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aglaonemaonline.wordpress.com/327/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aglaonemaonline.wordpress.com/327/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aglaonemaonline.wordpress.com/327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aglaonemaonline.wordpress.com/327/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aglaonemaonline.wordpress.com/327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aglaonemaonline.wordpress.com/327/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aglaonemaonline.wordpress.com/327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aglaonemaonline.wordpress.com/327/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aglaonemaonline.wordpress.com/327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aglaonemaonline.wordpress.com/327/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aglaonemaonline.wordpress.com/327/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aglaonemaonline.wordpress.com/327/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aglaonemaonline.wordpress.com&blog=2550876&post=327&subd=aglaonemaonline&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/07/09/laporan-pandangan-mata-kopdar-bogor/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Kiat Hasilkan Aglaonema Juara</title>
		<link>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/06/28/kiat-hasilkan-aglaonema-juara/</link>
		<comments>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/06/28/kiat-hasilkan-aglaonema-juara/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Jun 2008 08:48:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>stamara</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[CARA BERTANAM DAN PERAWATAN]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aglaonemaonline.wordpress.com/?p=326</guid>
		<description><![CDATA[Kiat Hasilkan Aglaonema Juara
 
Oleh Bpk. Songgo dan Bpk. Wiwik
Parkir Timur Senayan, 27 Juni 2008
Diketik ulang sesuai aslinya
 
 
Lingkungan Tumbuh
 
Setelah mendapat bibit berkualitas, selanjutnya mencari lokasi tepat agar Srirejeki itu bisa tumbuh prima.  Bila ada ruang kosong dan sedikit dana, sebaiknya dibangun rumah plastik.  Tujuannya agar pemberian air terkontrol.  Artinya, tanaman hanya menerima air dari penyiraman.  Ditempat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:18pt;font-family:&quot;font-variant:small-caps;text-shadow:auto;">Kiat Hasilkan Aglaonema Juara</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;font-variant:small-caps;text-shadow:auto;"> </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Oleh Bpk. Songgo dan Bpk. Wiwik</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Parkir Timur Senayan, 27 Juni 2008</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:center;margin:0;" align="center"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Diketik ulang sesuai aslinya</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;font-variant:small-caps;text-shadow:auto;">Lingkungan Tumbuh</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Setelah mendapat bibit berkualitas, selanjutnya mencari lokasi tepat agar Srirejeki itu bisa tumbuh prima.<span>  </span>Bila ada ruang kosong dan sedikit dana, sebaiknya dibangun rumah plastik.<span>  </span>Tujuannya agar pemberian air terkontrol.<span>  </span>Artinya, tanaman hanya menerima air dari penyiraman.<span>  </span>Ditempat terbuka, turunnya hujan sulit dikontrol.<span>  </span>Akibatnya pada musim hujan, kelembaban disekitar tanaman menjadi lembab.<span>  </span>Akibatnya penyakit merajalela.<span>  </span>Tanaman kesayanganpun menjadi sasaran serangan.<span>  </span>Di tempat ternaung, kelembaban terkontrol sehingga mengurangi keberadaan atau akibat serangan penyakit.<span>  </span>Selain itu, titik hujan juga bisa membuat daun merunduk bahkan daun jadi sobek atau patah.<span>  </span>Pemakaian jaring peneduh, hanya sekedar mengurangi intensitas sinar matahari sehingga menjadi teduh.<span>  </span>Namun tidak bisa mengurangi terpaan air hujan.<span>  </span>Namun bila keterbatasan dana, cukup banyak pecinta yang meletakkan koleksi aglao ditempat terbuka.<span>  </span>Tanamannya pun tetap tumbuh dengan baik.<span>  </span>Tentu saja ada persyaratan yang harus dipenuhi.<span>  </span>Pot mempunyai banyak lubang agar sirkulasi udara dan air berlangsung lancar.<span>  </span>Kalau tidak, koleksi bakal sulit tumbuh prima karena dihadang penyakit.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Pencahayaan perlu diperhatikan.<span>  </span>Aglaonema merupakan tanaman daun yang anti pada sinar matahari langsung.<span>  </span>Kebutuhan cahaya minim, hanya maksimum 40 %.<span>  </span>Bila lebih, daun akan keriput, pudar, daun terbakar, hingga akhirnya mati.<span>  </span>Untuk mengatasi bisa dipakai net untuk meneduhkan.<span>  </span>Biasanya yang tersedia dipasaran hanya 55 %, 65 % dan 75 %.<span>  </span>Namun dengan naungan seperti itu, pada musim panas, tetap belum memadai.<span>  </span>Sehingga pada umumnya pekebun memasang 2 rangkap.<span>  </span>Ada pula yang memasang net 90 % karena lebih teduh sehingga tidak harus memasang dobel.<span>  </span>Paranet khusus ini biasanya digunakan oleh petambak udang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Di areal itu, maka idealnya sinar matahari berkisar 28°C - 30°C.<span>  </span>Bila suhu lebih dari itu, biasanya diatasi dengan melakukan penyiraman.<span>  </span>Idealnya tanaman menerima sinar matahari secara merata.<span>  </span>Bila hanya satu sisi yang menerima sinar, maka arah tumbuh daun tidak seragam.<span>  </span>Daun yang berada atau muncul di bagian yang kurang cahaya akan tumbuh lebih tinggi ketimbang yang menerima sinar lebih banyak.<span>  </span>Arah daunpun hanya satu arah, sehingga sosok tanaman tidak kompak.<span>  </span>Kalaupun keterbatasan tempat menjadi penyebab, maka pemilik harus sering melakukan pemutaran tanaman agar bisa tumbuh kompak.<span>  </span>Tinggi naungan 3 -4 m dari permukaan tanah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Kelembaban diharapkan rendah, atau berkisar 30 % - 60 %.<span>  </span>Untuk mendapatkan kelembaban ideal itu, ada beberapa hobiis yang melengkapi rumah plastik dengan kipas angin.<span>  </span>Tujuannya agar sirkulasi udara berjalan dengan baik.<span>  </span>Demikian pula dengan titik air diudara sehingga kelembaban jadi rendah.<span>  </span>Penyakitpun diharapkan enyah ‘tertiup’.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Namun ternyata, kipas angin yang terus menerus aktif membuat tanaman dan medianya kekeringan.<span>  </span>Agar tanaman tidak mengalami kekeringan maka dilakukan penyiraman lebih sering.<span>  </span>Kalau kelamaan atau keseringan menerima udara panas, maka pada pinggir dan ujung daun jadi cokelat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;font-variant:small-caps;text-shadow:auto;">Media</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Setelah mendapatkan bibit dan lokasi atau rumah yang tepat, pemilik segera mempersiapkan media tanam.<span>  </span>Ada berbagai bahan yang bisa dipilih.<span>  </span>Misalnya sekam bakar, cacahan pakis oven, humus kaliandra, pasir Malang dan coco-peat.<span>  </span>Bahan lainpun bisa dipakai, bila lebih mudah diperoleh.<span>  </span>Bahan-bahan itu kemudian dicampur.<span>  </span>Komposisi masing-masing bahan biasanya dibuat berdasarkan lingkungan.<span>  </span>Bila agak lembab, maka komponen yang bersifat porous dipakai lebih banyak.<span>  </span>Sedangkan bila daerah kering, ditambahkan bahan yang menyerap air bisa lebih banyak.<span>  </span>Salah satu komposisi yang bisa dipakai, yaitu dengan perbandingan 1:1:1:1:1. Artinya setiap bahan perbandingannya sama.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Namun sebelum mencampur, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan, terutama untuk bahan kaliandra dan coco-peat.<span>  </span>Kedua bahan itu direndam 2 – 4 minggu.<span>  </span>Air yang digunakan diberi fungisida, atau sedikit dolomite.<span>  </span>Setelah diaduk, media direndam.<span>  </span>Bila digunakan 2 – 4 minggu kemudian, bahan itu diangkat lalu dibilas hingga bebas dari fungisida.<span>  </span>Setelah ditiriskan, media siap dicampur.<span>  </span>Bahan lain bisa langsung dipakai.<span>  </span>Tambahkan sedikit zeolit yang membantu porositas.<span>  </span>Campuran media itupun siap dipakai.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Pilih wadah atau pot yang seukuran dengan bola akar.<span>  </span>Pemilihan juga didasari oleh sifat tanaman.<span>  </span>Untuk jenis bongsor, gunakan pot lebih besar karena potensi bola akar yang dihasilkan besar.<span>  </span>Contohnya Widuri dan Hot Lady.<span>  </span>Sedangkan Legacy atau Lipstick bisa menggunakan pot kecil karena bola akar juga kecil.<span>  </span>Wadah itu kemudian dilubangi agar sirkulasi air dan udara lancar.<span>  </span>Tidak ada patokan khusus baik jumlah atau ukuran. Pada pot besar, dibuat lubang besar dan banyak.<span>  </span>Bila sebelumnya hanya 3 - 6 buah lubang, maka perlu dibuat 10 – 15 lubang.<span>  </span>Sebagian didasar pot sebagian didinding pot.<span>  </span>Dengan lubang lebih banyak, sehingga meski sering disiram, tidak akan membahayakan tanaman.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Untuk menanam, pot diisi dengan media hingga sepertiga bagian.<span>  </span>Tidak perlu memasukkan Styrofoam sebab berpotensi merusak akar saat ditembus.<span>  </span>Masukkan batang di media dan timbun.<span>  </span>Setelah itu ditimbun lagi hingga 1/3 bagian.<span>  </span>Lalu masukkan pupuk slow release (maksudnya setelah pot terisi 2/3 bagian).<span>  </span>Pupuk ini merupakan sumber hara utama tanaman.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;font-variant:small-caps;text-shadow:auto;">Pemupukan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Meski telah disediakan cadangan hara dari pupuk lambat urai dan humus kaliandra, tetapi, sebaiknya tanaman tetap diberikan asupan tambahan.<span>  </span>Bisa dipilih pupuk kimia yang diberikan lewat akar atau daun.<span>  </span>Frekuensi pemberian bisa dilakukan per 2 hari atau per 2 minggu.<span>  </span>Dosis pemakaian 2 hari yaitu 1/5 dosis anjuran.<span>  </span>Sedangkan yang diberikan per 2-4 minggu, dosisnya sesuai anjuran.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Sebenarnya bila diberikan per 2 hari, mempunyai resiko tanaman cepat jenuh.<span>  </span>Biasanya ditandai dengan munculnya tepung-tepung putih dipinggir daun.<span>  </span>Bila itu terjadi, sebaiknya daun disemprot sehingga tepung itu hilang.<span>  </span>Sebaiknya akar juga harus dimanfaatkan menyerap hara dengan memberikan larutan pupuk lewat tanah dengan mengocor.<span>  </span>Gunakan beberapa pupuk secara bergantian.<span>  </span>Selain pupuk juga diberikan fungisida dan bakterisida.<span>  </span>Contoh larutan Super Thrive + Growmore + Baktosin.<span>  </span>Ulangi setiap bulan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Pada lingkungan kering serangan hama dan penyakit relatif kurang.<span>  </span>Namun, ada saja penyakit yang biasa menyerang, terutama mealy bug dan kutu putih.<span>  </span>Binatang-binatang itu cukup lihai dengan memanfaatkan saluran pelepah daun untuk bersembunyi.<span>  </span>Agar pestisida yang diberikan efektif, maka kocor racun itu dari atas, dengan demikian, sela-sela daun juga diisi racun sehingga musuh tanaman itu ‘enyah’.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;font-variant:small-caps;text-shadow:auto;">Penyiraman</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Aglaonema sebenarnya tanaman yang suka air.<span>  </span>Jadi penyiraman bisa dilakukan pagi – sore hari, bahkan pada siang bolong pun bisa disiram untuk menurunkan suhu.<span>  </span>Selain media dibuat porous, bagian yang disiram pun hanya daun.<span>  </span>Pengguyuran media atau tanaman dilakukan hanya bila media amat kering.<span>  </span>Biasanya dilakukan setiap 5 – 7 hari, tergantung kondisi media.<span>  </span>Biasanya, pemberian air secara tepat dapat merangsang agar daun tumbuh optimal sesuai dengan potensi genetiknya.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;font-variant:small-caps;text-shadow:auto;">Penggantian Pot</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Pohon besar yang (mungkin maksudnya ‘jangan’) terlalu sering dibongkar karena riskan putus akar.<span>  </span>Bahkan bila hanya akan memisahkan anak, tidak perlu membongkar tanaman, tetapi dengan menggali sehingga bagian yang akan dipotong.<span>  </span>Tujuan utama pengantian pot agar akar leluasa bergerak.<span>  </span>Biasanya dilakukan karena bola akar sudah padat.<span>  </span>Media yang padat menghalangi pembentukan anakan.<span>  </span>Selain mengganti pot, biasanya diiringi dengan memisahkan anakan. Dan mengganti media baru.<span>  </span>Proses ini dilakukan setiap 6 – 12 bulan, tergantung kondisi tanaman.<span>  </span>Media yang digunakan sama dengan sebelumnya, hanya lebih baru.<span>  </span>Biasanya, media itu dibuat membumbung.<span>  </span>Tujuannya merangsang pembentukan akar.<span>  </span>Bila batang atau pangkal batang dipenuhi akar, memudahkan untuk perbanyakan lewat stek.<span>  </span>Sebab stek batang itu mudah dan cepat membentuk tunas karena mempunyai kemampuan menyerap hara.<span>  </span>Namun ada batasan kedalaman, yaitu maksimal 8 ruas, terdiri dari 4 ruas tanpa daun dan 4 ruas dengan daun.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;font-variant:small-caps;text-shadow:auto;">Perbanyakan</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Ada</span><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> beberapa teknik perbanyakan Aglaonema.<span>  </span>Diantaranya lewat pemisahan anakan. Stek dan cangkok.<span>  </span>Perbanyakan dengan stek ada beberapa cara.<span>  </span>Ada cara memotong dengan 1 ruas atau lebih.<span>  </span>Perbanyakan cara ini dianggap paling riskan karena gampang mati.<span>  </span>Namun, dengan mengikuti kiat berikut, semoga bisa berhasil.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Pohon sehat</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> – Siapkan indukan yang sehat, minimal memiliki 15 daun dan sehat.<span>  </span>Indukan yang sakit akan mengakibatkan tingkat keberhasilan lebih rendah.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Peralatan Yang Dibutuhkan</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> – Siapkan peralatan pisau, fungisida, pot dan media untuk perbanyakan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Korek Lubang</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> – Korek media untuk menentukan tempat memotong.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Potong Batang</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> – Potong batang dengan menyisakan 1-2 lembar daun untuk bonggol.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Hasil Pemotongan</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> – Hasil pemotongan menyisakan bahan yang masih panjang.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Olesi Fungisida</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> – Olesi luka di bonggol dan sisa potongan agar bebas dari busuk.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Potong Sisa Potongan</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> – Potong lagi sisa potongan itu menjasi beberapa bagian dengan memotong 1 – 2 ruas.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Hasil Cacah</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> – Dari 1 pohon diperoleh 8 bibit baru.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Tanam di Pot Kecil</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> – Bibit langsung ditanam di pot kecil.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Siram Air Bersih</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> – Siram dengan air agar lembab.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Satu Bulan Bertunas</span></strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> – Bibit diletakkan ditempat aman, dan bertunas 1 bulan kemudian.<span>  </span>Anakan itu bisa dipisahkan 2 – 3 bulan kemudian,<span>  </span>Saat itu akar sudah cukup banyak.<span>  </span>Setelah ditanam, diperoleh individu baru lagi.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><strong><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;font-variant:small-caps;text-shadow:auto;">Persiapan Kontes</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;">Untuk persiapan kontes, perlu persiapan beberapa bulan sebelumnya.<span>  </span>Bahkan bisa sampai 1 tahun.<span>  </span>Dimulai dengan melakukan pengaturan anakan agar kelak tumbuh rimbun.<span>  </span>Proses itu dilakukan sekaligus untuk mengganti pot dan media.<span>  </span>Anakan yang tidak tumbuh merata pada sisi tertentu diarahkan sehingga mengelilingi induk.<span>  </span>Biasanya anakan itu muncul sesuai dengan arah daun yang melingkar seperti spiral.<span>  </span>Setelah besar, sosok keseluruhan jadi kompak.<span>  </span>Daun-daun yang tertekuk karena banyaknya daun diarahkan agar lurus.<span>  </span>Bila perawatan diatas diterapkan, tanaman akan tumbuh optimal.<span>  </span>Sehari sebelum hari H, daun dan batang dibersihkan dari kotoran yang mungkin melekat.<span>  </span>Tanaman disemprot dengan Vit B1 untuk memperkuat ketahanan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;margin:0;"><span style="font-size:10pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aglaonemaonline.wordpress.com/326/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aglaonemaonline.wordpress.com/326/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aglaonemaonline.wordpress.com/326/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aglaonemaonline.wordpress.com/326/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aglaonemaonline.wordpress.com/326/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aglaonemaonline.wordpress.com/326/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aglaonemaonline.wordpress.com/326/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aglaonemaonline.wordpress.com/326/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aglaonemaonline.wordpress.com/326/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aglaonemaonline.wordpress.com/326/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aglaonemaonline.wordpress.com/326/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aglaonemaonline.wordpress.com/326/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aglaonemaonline.wordpress.com&blog=2550876&post=326&subd=aglaonemaonline&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/06/28/kiat-hasilkan-aglaonema-juara/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Boleh ndak organik dicampur kimia</title>
		<link>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/05/18/boleh-ndak-organik-dicampur-kimia/</link>
		<comments>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/05/18/boleh-ndak-organik-dicampur-kimia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 May 2008 11:09:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>stamara</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[PEMUPUKAN DAN ZPT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aglaonemaonline.wordpress.com/?p=325</guid>
		<description><![CDATA[Boleh ndak organik dicampur kimia
oleh Mr. Ganggeng Kanyoet
Lalu pertanyaanya boleh nggak pupuk yang mengklaim organik dicampur yang katanya kimia.
Lalu jawabnya adalah boleh, kenapa tidak ?
Mr. Indra,
Bener apa kata Mr. Kasali, kita masuk eranya ‘pemasaran’. Lha kok kebetulan, banyak dari kita yang terkena penyakit ‘myopic’ tanpa sadar. Contonya, pertengahan 80 an orang mulai concern masalah organik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;">Boleh ndak organik dicampur kimia<br />
oleh Mr. Ganggeng Kanyoet</p>
<p>Lalu pertanyaanya boleh nggak pupuk yang mengklaim organik dicampur yang katanya kimia.<br />
Lalu jawabnya adalah boleh, kenapa tidak ?<br />
Mr. Indra,<br />
Bener apa kata Mr. Kasali, kita masuk eranya ‘pemasaran’. Lha kok kebetulan, banyak dari kita yang terkena penyakit ‘myopic’ tanpa sadar. Contonya, pertengahan 80 an orang mulai concern masalah organik – non organik, akhir 90 an ‘yang tahu komputer’ se-akan2 dibingungkan masalah 2YK, lalu akhir2 ini sibuk dengan isu Global Warming.<br />
Saya melihatnya persis kejadian gempa di Jogja kemarin. Segerombolan oknum teriak2 ada tsunami. Gayung bersambut, orang2 bingung berlarian mencoba menyelamatkan diri (ndak sadar atau karena memang dungu, kalau mereka berada lebih dari 100 m dpl). Nah pada gilirannya, gerombolan oknum tersebut mengeruk keuntungan, banyak barang berharga ditinggal pergi tuannya… ho ho ho ho.<br />
Hal di atas dapat terjadi karena orang yang ‘mestinya tahu dan paham’ hanya diam saja, membiarkan semua itu tanpa upaya menjelaskan yang seharusnya terjadi. Entah kenapa ? Pasti banyak alasan lah.<br />
Bener kata temen saya, hari gini ngapain ngikut ulah Copernicus. Bersedia mati minum racun untuk sekedar meyakinkan orang lain, bahwa bumilah yang mengitari matahari dan bukan sebaliknya seperti yang disangka orang banyak.<br />
Dus, kenapa ndak malah ngikut ambil keuntungan. Biar orang lain yang teriak2 ada tsunami, kaluk bisa kita ikut untunglah. Ini baru orang pintar namanya.</p>
<p>Lain2 :<br />
Pupuk an-organik adalah pupuk hasil proses rekayasa secara kimia, fisik dan atau biologis, dan merupakan hasil industri atau pabrik pembuat pupuk (ayat 3, pasal 1, Bab I. Ketentuan Umum, Keputusan Menteri Pertanian No. No. 09/KPTS/TP.260/1/2003, tanggal 28 April 2003)</p>
<p>Ganggeng kanyoet</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aglaonemaonline.wordpress.com/325/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aglaonemaonline.wordpress.com/325/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aglaonemaonline.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aglaonemaonline.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aglaonemaonline.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aglaonemaonline.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aglaonemaonline.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aglaonemaonline.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aglaonemaonline.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aglaonemaonline.wordpress.com/325/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aglaonemaonline.wordpress.com/325/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aglaonemaonline.wordpress.com/325/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aglaonemaonline.wordpress.com&blog=2550876&post=325&subd=aglaonemaonline&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/05/18/boleh-ndak-organik-dicampur-kimia/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Hormon dan Kodrat</title>
		<link>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/05/18/hormon-dan-kodrat/</link>
		<comments>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/05/18/hormon-dan-kodrat/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 May 2008 10:57:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>stamara</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[PEMUPUKAN DAN ZPT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aglaonemaonline.wordpress.com/?p=324</guid>
		<description><![CDATA[Hormon dan Kodrat
oleh Mr. Ganggeng Kanyoet
Zat Perangsang Tumbuh keliatannya memang dari sononya untuk memacu pertumbuhan …
Mr. Stuba
Fungsi ZPT adalah ‘alat komunikasi’ antar bagian (atau sel) tanaman untuk ‘melakukan’ atau ‘tidak melakukan’ sesuatu bagi keuntungan tanaman secara keseluruhan. Orang yang hati2, menyebut ZPT sebagai Zat Pengatur Tumbuh, karena mengatur = bisa ‘mendorong untuk’ atau ‘melarang untuk’, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p style="text-align:center;"><strong>Hormon dan Kodrat</strong><br />
oleh Mr. Ganggeng Kanyoet</p>
<p>Zat Perangsang Tumbuh keliatannya memang dari sononya untuk memacu pertumbuhan …</p>
<p>Mr. Stuba<br />
Fungsi ZPT adalah ‘alat komunikasi’ antar bagian (atau sel) tanaman untuk ‘melakukan’ atau ‘tidak melakukan’ sesuatu bagi keuntungan tanaman secara keseluruhan. Orang yang hati2, menyebut ZPT sebagai Zat Pengatur Tumbuh, karena mengatur = bisa ‘mendorong untuk’ atau ‘melarang untuk’, walau ada juga yang lebih enak dengan sebutan ‘hormon’.<br />
Gambaran mudahnya :<br />
- Saat akar menjumpai kondisi yang ndak mendukung (tergenang atau kekeringan) maka dikeluarkan ABA supaya pucuk berhenti tumbuh (dormansi).<br />
- Saat matahari meninggi, ABA memerintahkan stomata daun untuk menutup.</p>
<p>Bahasan ini bisa diperoleh di kumpulan diskusi punya Mr. Dodi. Dengan catatan jangan acuhkan hapalan hormon A untuk proses X, hormon B untuk proses Y. Itu hanya berlaku untuk sistem tertutup yang dijumpai dalam praktek kuljar (explan yang hanya berupa sekerat meristem). Menjadi lain dan bisa bingung sendiri kaluk dikenakan pada satu sistem terbuka (tanaman utuh). Kenapa kok gitu ?<br />
Banyak pengamatan hormon hingga kini masih berputar ‘dapat ditandainya keaktifan’ atau peningkatan konsentrasi hormon tertentu yang mengikuti proses kegiatan tanaman. Belum bisa langsung menunjuk langsung proses ini akibat hormon itu. Akibatnya dalam buku hapalan hormon bisa kebaca satu hormon berpengaruh pada banyak kegiatan, sebaliknya satu kegiatan dipengaruhi banyak hormon. Di kuljarpun begitu, kadang lebih baik pakai IAA, atau IBA, BA, atau BAP, atau kinetin, atau TDZ. Semua perlu coba2 sifatnya (lalu banyak yang kemudian menyebut kujar = Vodoo, maaf).<br />
Supaya ndak bingung, harus kembali ke ‘laptop’ - fungsi hormon = alat komunikasi – bentuknya bisa on-off, bisa if … then, bisa if .. then gosub …, (kaluk ada yang ahli Boolean, bagus juga dibuat diagramnya).</p>
<p>persoalannya apakah perangsangan untuk tumbuh tidak menyalahi kodrat ?<br />
Tanaman adalah mahkluk ‘sesile’ (ndak bisa pindah tempat). Dus pola tumbuh dan kembangnya sebenarnya adalah bentuk respon terbaik tanaman (bukan bagi manusia) terhadap variasi kondisi lingkungan di tempat itu. Inilah yang dimangsud KODRAT itu.<br />
Misal, intensitas matahari, panjang hari, temperature, ketersediaan nutrisi, akan menstimuli tanaman. Terjadi komunikasi dalam tanaman melalui hormon, menentukan tanggapan terbaik yang harus diberikan (tanaman punya program itu tercatat di gen). Misal, menggugurkan daun terbawah karena mineral yang ada disitu lebih baik dan menguntungkan kaluk dimanfaatkan organ atau bagian lain.</p>
<p>Yang perlu diingat, skenario KODRAT ndak hanya satu. Ada trilyunan kodrat. Pokok masalah adalah sudah tepat dan sesuaikah pilihan tanggapan dengan skenario kodrat ? Yang ginian, tanaman ahlinya. Apapun tanggapannya, selalu dalam rangka menomor-satukan kelangsungan hidupnya (paling ndak kelangsungan turunannya) dengan jalan milih yang paling kecil resikonya serta yang paling hemat biayanya (pengeluaran energi).</p>
<p>Respon tanaman atas stimuli lingkungan inilah yang dicatat orang. Kaluk tunas cabang tumbuh, ternyata di tempat itu konsentrasi sitokinin meningkat. Kaluk tunas bunga tumbuh, ternyata kandungan giberelin jadi meningkat, misalnya. Berbekal itu, kemudian dipakai manusia dalam manipulasi kodrat, demi kepentingan manusia tentunya. Yang perlu diingat oleh manusia, MANIPULASI kodrat ndak boleh diartikan NYALAHI kodrat, tetap harus dalam koridor kodrat itu sendiri (bingung ya ? Ho ho ho ho … sama).<br />
Conto : manipulasi agar cepat beranak, buku hapalan bilang beri sitokonin. Kaluk kodrat tumbuh anak harus didukung pangan, air, mineral yang cukup dilanggar, kodrat anak ndak didapat malah ketemu kodrat modiaaarrr ….. ho ho ho.</p>
<p>Kita lanjut nanti dengan catatan kejadian seputar menumbuhkan tunas (anak) ….</p>
<p>Ganggeng Kanyoet<br />
Yang banyak terjadi dalam merawat tanaman, masih seperti melihat penderita kanker yang di-kemoterapi. Lalu dipikirnya, orang itu sakit karena kekurangan sinar gama … ho ho ho ho.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aglaonemaonline.wordpress.com/324/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aglaonemaonline.wordpress.com/324/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aglaonemaonline.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aglaonemaonline.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aglaonemaonline.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aglaonemaonline.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aglaonemaonline.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aglaonemaonline.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aglaonemaonline.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aglaonemaonline.wordpress.com/324/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aglaonemaonline.wordpress.com/324/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aglaonemaonline.wordpress.com/324/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aglaonemaonline.wordpress.com&blog=2550876&post=324&subd=aglaonemaonline&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/05/18/hormon-dan-kodrat/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Nama Aglao dan UU No. 8 Tahun 1999</title>
		<link>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/02/27/nama-aglao-dan-uu-no-8-tahun-1999/</link>
		<comments>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/02/27/nama-aglao-dan-uu-no-8-tahun-1999/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Feb 2008 11:46:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>stamara</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[OPINI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/02/27/nama-aglao-dan-uu-no-8-tahun-1999/</guid>
		<description><![CDATA[Nama Aglao dan UU No. 8 Tahun 1999
Sekedar wacana yang muncul dari diskusi ‘penamaan aglao’ dan ‘nama aglao’. Beberapa persoalan jadi menarik dilihat dari kacamata UU  NOMOR 8 TAHUN 1999
TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN
 
Kasus 1 :
Beberapa aglao dijual di pasar, sering ditawarkan sebagai ex si A, ex si B, dari negara A, dari negara B, etc, etc. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center">Nama Aglao dan UU No. 8 Tahun 1999</p>
<p>Sekedar wacana yang muncul dari diskusi ‘penamaan aglao’ dan ‘nama aglao’. Beberapa persoalan jadi menarik dilihat dari kacamata UU  NOMOR 8 TAHUN 1999<br />
TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN<br />
 <br />
Kasus 1 :<br />
Beberapa aglao dijual di pasar, sering ditawarkan sebagai ex si A, ex si B, dari negara A, dari negara B, etc, etc. Atao ada yang mengatakan barang ex A lebih berkualitas dari ex B, etc, etc. <br />
Dari diskusi milis, ternyata diketahui banyak juga aglao2 di atas masih simpang siur asal-usulnya, belum diyakini ex siapa.<br />
Dus, mengacu Pasal 9 ayat (1) : Pelaku usaha dilarang menawarkan, mempromosikan, mengiklankan suatu barang dan/atau jasa secara tidak benar, dan/atau seolah-olah:<br />
h. barang tersebut berasal dari daerah tertentu;<br />
i. secara langsung atau tidak langsung merendahkan barang dan/atau jasa lain;<br />
Moral cerita : hati2 dalam pencantuman adjective seandainya ndak yakin benar. Apalagi kalau pabrikannya malah ndak ingat dan lupa ……  ho ho ho ho<br />
 <br />
Kasus 2 :<br />
Beberapa aglao punya kemiripan nama meski diyakini asal aglao tersebut berbeda, yang satu dari negara A yang satu dari negara B.<br />
Dari diskusi milis, hal demikian diakui mulai marak akhir2 ini. Meskipun tidak secara explisit menyalahkan penjual ex B, namun tetap terasa ada imbauan agar ex B berganti nama.<br />
Ini agak rumit. Mari kita liat :<br />
Pasal 21 ayat (1) :  Importir barang bertanggung jawab sebagai pembuat barang yang diimpor apabila importasi barang tersebut tidak dilakukan oleh agen atau perwakilan produsen luar negeri.<br />
Pasal 24 ayat (1) a :  Pelaku usaha yang menjual barang dan/atau jasa kepada pelaku usaha lain bertanggung jawab atas tuntutan ganti rugi dan/atau gugatan konsumen apabila: pelaku usaha lain menjual kepada konsumen tanpa melakukan perubahan apa pun atas barang dan/atau jasa tersebut<br />
Pasal 24 ayat (2) : Pelaku usaha sebagaimana dimaksud pada ayat 1 dibebaskan dari tanggung jawab atas tuntutan ganti rugi dan/atau gugatan konsumen apabila pelaku usaha lain yang membeli barang dan/atau jasa menjual kembali kepada konsumen dengan melakukan perubahan atas barang dan/atau jasa tersebut.<br />
Moral cerita :  imbauan perubahan nama selayaknya dialamatkan pada ‘importir’ atau pembuat nama pertama kali. Jangan dialamatkan ke pedagang perantara, kasihan beliau nanti, dah jatuh tertimpa tangga pula.<br />
 <br />
Ada dua sanksi atas pelanggaran UU ini. Sanksi administratip (ganti rugi max Rp 200 juta)  dan Sanksi Pidana (max 5 tahun penjara atau max denda Rp 2 milyar).<br />
 <br />
Apa lagi …… ? Mohon dikaji masing2, baik dalam posisi sebagai pelaku usaha atau dalam posisi sebagai konsumen. Dapat dilihat di <a href="http://www.balitbangham.go.id/">http://www.balitbangham.go.id</a><br />
 <br />
 <br />
Monggo silakan dilanjut ………<br />
 <br />
 <br />
Ganggeng Kanyoet </p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aglaonemaonline.wordpress.com/323/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aglaonemaonline.wordpress.com/323/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aglaonemaonline.wordpress.com/323/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aglaonemaonline.wordpress.com/323/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aglaonemaonline.wordpress.com/323/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aglaonemaonline.wordpress.com/323/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aglaonemaonline.wordpress.com/323/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aglaonemaonline.wordpress.com/323/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aglaonemaonline.wordpress.com/323/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aglaonemaonline.wordpress.com/323/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aglaonemaonline.wordpress.com/323/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aglaonemaonline.wordpress.com/323/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aglaonemaonline.wordpress.com&blog=2550876&post=323&subd=aglaonemaonline&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/02/27/nama-aglao-dan-uu-no-8-tahun-1999/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Aglaonema Simplex</title>
		<link>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/02/22/aglaonema-simplex/</link>
		<comments>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/02/22/aglaonema-simplex/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Feb 2008 13:43:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>stamara</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Agl. Simplex]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aglaonemaonline.wordpress.com/?p=322</guid>
		<description><![CDATA[Aglaonema Simplex



Nama : Aglaonema Simplex
Image Source : Bpk. Henry Biantoro, Jakarta Selatan
       ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center">Aglaonema Simplex</p>
<p><a href="http://aglaonemaonline.files.wordpress.com/2008/02/simplex_22feb08.jpg" title="Simpalex"></p>
<div style="text-align:center;"><img width="440" src="http://aglaonemaonline.files.wordpress.com/2008/02/simplex_22feb08.jpg?w=440&h=330" alt="Simpalex" height="330" /></div>
<p></a></p>
<p>Nama : Aglaonema Simplex<br />
Image Source : Bpk. Henry Biantoro, Jakarta Selatan</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aglaonemaonline.wordpress.com/322/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aglaonemaonline.wordpress.com/322/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aglaonemaonline.wordpress.com/322/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aglaonemaonline.wordpress.com/322/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aglaonemaonline.wordpress.com/322/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aglaonemaonline.wordpress.com/322/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aglaonemaonline.wordpress.com/322/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aglaonemaonline.wordpress.com/322/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aglaonemaonline.wordpress.com/322/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aglaonemaonline.wordpress.com/322/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aglaonemaonline.wordpress.com/322/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aglaonemaonline.wordpress.com/322/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aglaonemaonline.wordpress.com&blog=2550876&post=322&subd=aglaonemaonline&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/02/22/aglaonema-simplex/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://aglaonemaonline.files.wordpress.com/2008/02/simplex_22feb08.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Simpalex</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Maangmingen</title>
		<link>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/02/13/maangmingen/</link>
		<comments>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/02/13/maangmingen/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Feb 2008 12:09:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>stamara</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Maangmingen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/02/13/maangmingen/</guid>
		<description><![CDATA[Maangmingen



Nama : Maangmingen
Indukan : -
Penyilang : -
Negara Asal : Thailand
Tahun Release : -
Image Source : Bpk. Zainddin Siregar, Medan
Asal Nama : - 
Deskripsi: -
       ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center">Maangmingen</p>
<p><a href="http://aglaonemaonline.files.wordpress.com/2008/02/maangmingen.jpg" title="Maangmingen"></a><a href="http://aglaonemaonline.files.wordpress.com/2008/02/maangmingen.jpg" title="Maangmingen"></p>
<div style="text-align:center;"><img width="440" src="http://aglaonemaonline.files.wordpress.com/2008/02/maangmingen.jpg?w=440&h=330" alt="Maangmingen" height="330" /></div>
<p></a></p>
<p>Nama : Maangmingen<br />
Indukan : -<br />
Penyilang : -<br />
Negara Asal : Thailand<br />
Tahun Release : -<br />
Image Source : Bpk. Zainddin Siregar, Medan<br />
Asal Nama : - </p>
<p>Deskripsi: -</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aglaonemaonline.wordpress.com/320/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aglaonemaonline.wordpress.com/320/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aglaonemaonline.wordpress.com/320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aglaonemaonline.wordpress.com/320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aglaonemaonline.wordpress.com/320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aglaonemaonline.wordpress.com/320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aglaonemaonline.wordpress.com/320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aglaonemaonline.wordpress.com/320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aglaonemaonline.wordpress.com/320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aglaonemaonline.wordpress.com/320/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aglaonemaonline.wordpress.com/320/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aglaonemaonline.wordpress.com/320/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aglaonemaonline.wordpress.com&blog=2550876&post=320&subd=aglaonemaonline&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/02/13/maangmingen/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://aglaonemaonline.files.wordpress.com/2008/02/maangmingen.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Maangmingen</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>University</title>
		<link>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/02/13/university/</link>
		<comments>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/02/13/university/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Feb 2008 11:53:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>stamara</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[University]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aglaonemaonline.wordpress.com/?p=318</guid>
		<description><![CDATA[University



Nama : University
Indukan : -
Penyilang : -
Negara Asal : Thailand
Tahun Release : -
Image Source : Bpk. Gede Sudarma, Jakarta
Asal Nama : -
Deskripsi: -
       ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center">University</p>
<p><a href="http://aglaonemaonline.files.wordpress.com/2008/02/university.jpg" title="University"></p>
<div style="text-align:center;"><img width="440" src="http://aglaonemaonline.files.wordpress.com/2008/02/university.jpg?w=440&h=340" alt="University" height="340" /></div>
<p></a></p>
<p>Nama : University<br />
Indukan : -<br />
Penyilang : -<br />
Negara Asal : Thailand<br />
Tahun Release : -<br />
Image Source : Bpk. Gede Sudarma, Jakarta<br />
Asal Nama : -<br />
Deskripsi: -</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aglaonemaonline.wordpress.com/318/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aglaonemaonline.wordpress.com/318/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aglaonemaonline.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aglaonemaonline.wordpress.com/318/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aglaonemaonline.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aglaonemaonline.wordpress.com/318/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aglaonemaonline.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aglaonemaonline.wordpress.com/318/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aglaonemaonline.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aglaonemaonline.wordpress.com/318/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aglaonemaonline.wordpress.com/318/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aglaonemaonline.wordpress.com/318/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aglaonemaonline.wordpress.com&blog=2550876&post=318&subd=aglaonemaonline&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/02/13/university/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://aglaonemaonline.files.wordpress.com/2008/02/university.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">University</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Megawati</title>
		<link>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/02/13/megawati/</link>
		<comments>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/02/13/megawati/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Feb 2008 11:51:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>stamara</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Megawati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/02/13/megawati/</guid>
		<description><![CDATA[Megawati



Nama : Megawati
Indukan : -
Penyilang : -
Negara Asal : Thailand
Tahun Release : -
Image Source : Bpk. Gede Sudarma, Jakarta
Asal Nama : -
Deskripsi: -
       ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center">Megawati</p>
<p><a href="http://aglaonemaonline.files.wordpress.com/2008/02/megawati.jpg" title="Megawati"></p>
<div style="text-align:center;"><img width="440" src="http://aglaonemaonline.files.wordpress.com/2008/02/megawati.jpg?w=440&h=340" alt="Megawati" height="340" /></div>
<p></a></p>
<p>Nama : Megawati<br />
Indukan : -<br />
Penyilang : -<br />
Negara Asal : Thailand<br />
Tahun Release : -<br />
Image Source : Bpk. Gede Sudarma, Jakarta<br />
Asal Nama : -<br />
Deskripsi: -</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aglaonemaonline.wordpress.com/316/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aglaonemaonline.wordpress.com/316/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aglaonemaonline.wordpress.com/316/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aglaonemaonline.wordpress.com/316/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aglaonemaonline.wordpress.com/316/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aglaonemaonline.wordpress.com/316/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aglaonemaonline.wordpress.com/316/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aglaonemaonline.wordpress.com/316/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aglaonemaonline.wordpress.com/316/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aglaonemaonline.wordpress.com/316/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aglaonemaonline.wordpress.com/316/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aglaonemaonline.wordpress.com/316/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aglaonemaonline.wordpress.com&blog=2550876&post=316&subd=aglaonemaonline&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/02/13/megawati/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://aglaonemaonline.files.wordpress.com/2008/02/megawati.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Megawati</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tembaga Sultan Brunei</title>
		<link>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/02/13/tembaga-sultan-brunei/</link>
		<comments>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/02/13/tembaga-sultan-brunei/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Feb 2008 11:49:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>stamara</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tembaga Sultan Brunei]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/02/13/tembaga-sultan-brunei/</guid>
		<description><![CDATA[Tembaga Sultan Brunei



Nama : Tembaga Sultan Brunei
Indukan : -
Penyilang : -
Negara Asal : Thailand
Tahun Release : -
Image Source : Bpk. Gede Sudarma, Jakarta
Asal Nama : - 
Deskripsi: -
       ]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="center">Tembaga Sultan Brunei</p>
<p><a href="http://aglaonemaonline.files.wordpress.com/2008/02/tembaga_sultan_brunei.jpg" title="Tembaga Sultan Brunei"></p>
<div style="text-align:center;"><img width="440" src="http://aglaonemaonline.files.wordpress.com/2008/02/tembaga_sultan_brunei.jpg?w=440&h=340" alt="Tembaga Sultan Brunei" height="340" /></div>
<p></a></p>
<p>Nama : Tembaga Sultan Brunei<br />
Indukan : -<br />
Penyilang : -<br />
Negara Asal : Thailand<br />
Tahun Release : -<br />
Image Source : Bpk. Gede Sudarma, Jakarta<br />
Asal Nama : - </p>
<p>Deskripsi: -</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/aglaonemaonline.wordpress.com/314/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/aglaonemaonline.wordpress.com/314/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/aglaonemaonline.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/aglaonemaonline.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/aglaonemaonline.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/aglaonemaonline.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/aglaonemaonline.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/aglaonemaonline.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/aglaonemaonline.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/aglaonemaonline.wordpress.com/314/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/aglaonemaonline.wordpress.com/314/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/aglaonemaonline.wordpress.com/314/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=aglaonemaonline.wordpress.com&blog=2550876&post=314&subd=aglaonemaonline&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://aglaonemaonline.wordpress.com/2008/02/13/tembaga-sultan-brunei/feed/</wfw:commentRss>
	
		<media:content url="http://aglaonemaonline.files.wordpress.com/2008/02/tembaga_sultan_brunei.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Tembaga Sultan Brunei</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>